Sabtu, 09 Maret 2013
Minggu, 24 Februari 2013
Legend of Ranau Lake @ south sumatera
Asal Usul & Legenda Danau Ranau
by ardy kurniawan (taruna tk III den 45 akademi kepolisian)
Menurut cerita, danau ini tercipta dari gempa besar dan
letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Sungai besar
yang sebelumnya mengalir di kaki gunung berapi itu kemudian menjadi sumber air
utama yang mengisi cekungan itu. Lama-kelamaan lubang besar itu penuh dengan
air.
Sekeliling danau ditumbuhi berbagai tumbuhan semak yang oleh
warga setempat disebut ranau. Maka danau itu pun dinamakan Danau Ranau. Sisa
gunung api itu kini menjadi Gunung Seminung yang berdiri kokoh di tepi danau berair
jernih tersebut.
Pada sisi lain di kaki gunung Seminung terdapat sumber air
panas dari dasar danau. Di sekitar danau ini juga dapat ditemui air terjun
Subik. Tempat lain yang menarik untuk dikunjungi adalah Pulau Marisa.
Pulau Marisa sebenarnya daratan yang terpisah dari kaki
Gunung Seminung karena genangan air danau. Di daratan yang luasnya tidak lebih
dari satu hektar itu terdapat pohon-pohon kelapa, dan pengunjung bisa sekadar
mampir untuk menikmati keindahan secuil daratan itu.
Danau Ranau memang memiliki pesona. Bagaimana tidak? Bekas
letusan gunung berapi tersebut seolah membentuk panggung alam nan elok. Gunung
Seminung menjulang 1.880 meter di atas
permukaan laut menjadi latar belakang dengan nuansa magis. Tebing dan barisan
perbukitan menjadi pagar pembatas panggung megah itu.
Hamparan sawah hijau berpadu dengan air Danau Ranau yang
biru seolah menjadi pelataran tempat berbagai jenis ikan berenang. Butir-butir
kopi yang merah seakan-akan menjadi pemanis keindahan itu. Keelokan itu menjadi
lengkap dengan bingkai indah pantai berpasir dan kerikil putih di sepanjang
tepian.
Kawasan Danau Ranau belum digarap dengan sungguh-sungguh.
Promosi pariwisata yang digalang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering
Ulu, Sumatera Selatan, lewat Festival Danau Ranau belum memancing minat
investor secara maksimal. Promosi yang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat lewat Festival Teluk Setabas pun hingga kini belum mendatangkan
investasi.
Danau Ranau dari sisi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
maupun Liwa, Lampung Barat, sama-sama indah. Wisatawan ingin kembali ke sana,
meskipun hanya berperahu atau sekadar menikmati deburan ombak. Pesona Danau
Ranau tetap mengundang keinginan datang kembali.
Pengunjung yang tidak suka berperahu bisa menghabiskan waktu
dengan beristirahat di penginapan. Di tepi Danau Ranau terdapat beberapa
penginapan, yakni Seminung Lumbok Resort, Kotabatu di Banding Agung, dan
cottage PT Pusri di Sukamarga.
Di kawasan wisata itu juga terdapat obyek tambahan bagi
pengunjung, yakni air panas dengan
kekhasan sendiri, karena mengalir langsung dari lubang-lubang di tebing. Air
panas yang mengandung kadar belerang cukup tinggi ini terletak di Desa Air
Panas di kaki Gunung Seminung. Lokasinya persis di seberang cottage milik PT Pusri
di Sukamarga. Perjalanan dengan perahu motor dari Sukamarga ke lokasi air panas
hanya sekitar 20 menit.
Pengunjung bisa datang kapan saja dan menikmati air panas
yang tak pernah habis mengucur dari perut bumi tersebut. Saat berperahu motor
di danau dengan tujuan air panas, pesona keindahan Danau Ranau pun begitu
terasa. Ombaknya tidak terlalu besar, airnya biru bening, dan pesona alam
sekelilingnya yang bergunung-gunung, niscaya memberi kesan mendalam bagi
pengunjung.
Air panas di tepian Danau Ranau mengucur langsung dari
celah-celah kaki Gunung Seminung. Ketika kaki dicelupkan ke aliran air
tersebut, rasa panas langsung menyengat. Pengunjung tidak sekadar mandi di air
hangat. Air panas itu dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit
kulit.
Bagi pengunjung yang tidak mandi, mereka bisa menikmati
keindahan danau di sekitar air panas dengan duduk-duduk di warung atau dermaga.
Sejumlah warung makanan terdapat di lokasi itu, berdampingan dengan kolam air
panas. Di warung-warung inilah dijajakan hasil alam Gunung Seminung, terutama
alpokat dan petai.
Legenda
Tempat wisata dalam wilayah Lampung Barat terletak di Desa
Lombok. Di sini telah dibangun daerah wisata terpadu meliputi hotel, tempat
penangkaran rusa dan lain-lain. Rumah penduduk juga dijadikan tempat menginap
wisatawan, sehingga mereka bisa merasakan tinggal di rumah panggung.
Penduduk sekitar danau menurutkan banyak kisah yang
menceritakan asal usul Danau Ranau. Meskipun secara teori ilmiah diyakini danau
ini terjadi akibat gempa tektonik, seperti Danau Toba di Sumatera Utara dan
Danau Maninjau di Sumbar, sebagian besar masyarakat sekitar masih percaya danau
ini berasal dari pohon ara. Konon, di tengah daerah yang kini menjadi danau itu
tumbuh pohon ara sangat besar berwarna hitam.
Konon masyarakat dari berbagai daerah seperti Ogan, Krui,
Libahhaji, Muaradua, Komering, berkumpul di sekeliling pohon. Mereka mendapat
kabar jika ingin mendapatkan air, harus menebang pohon ara tersebut. Masyarakat
dari berbagai daerah itu berkumpul dengan membawa makanan seperti sagon, kerak
nasi, dan makanan lainnya.
Persis saat akan menebang pohon, masyarakat kebingungan cara
memotongnya. Ketika itulah muncul burung di puncak pohon mengatakan warga harus
membuat alat berbentuk mirip kaki manusia. Mereka membuat alat menggunakan batu
dengan gagang kayu. Akhirnya pohon ara pun tumbang.
Dari lubang bekas pohon ara itu keluar air dan akhirnya
meluas hingga membentuk danau. Sementara pohon ara yang melintang kemudian
membentuk Gunung Seminung. Karena marah, jin di Gunung Pesagi meludah hingga
membuat air panas di dekat Danau Ranau. Sedangkan serpihan batu dan tanah akibat
tumbangnya pohon ara menjadi bukit di sekeliling danau.
Masih di sisi Danau Ranau, tepatnya di Pekon Sukabanjar,
berseberangan dengan Lombok, terdapat kuburan yang diyakini masyarakat sebagai
makam Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat. Makam keduanya terletak di kebun warga
Sukabanjar bernama Maimunah. Untuk menuju ke lokasi, selain naik perahu motor
dari Lombok, bisa juga dengan berkendaraan.
Menurut juru kunci kuburan, H Haskia, di sini terdapat dua
buah batu besar. Satu batu telungkup diyakini sebagai makam Si Pahit Lidah dan
satu batu berdiri sebagai makam Si Mata Empat. Si Pahit Lidah disebut sebagai
Serunting Sakti dari Kerajaan Majapahit. Karena dianggap nakal, Si Pahit Lidah
yang bernama asli Raden Sukma Jati ini oleh raja diusir ke Sumatera. Akhirnya,
dia menetap di Bengkulu, Pagaralam, dan Lampung.
Si Pahit Lidah memiliki kelebihan, yakni setiap apa yang
dikemukakannya terkabul menjadi batu. Akibatnya, Si Mata Empat dari India
mencarinya hingga bertemu di Lampung, tepatnya di Way Mengaku. Di Way Mengaku
keduanya saling mengaku nama. Lalu, keduanya beradu ketangguhan.
Salah satu yang dilakukan adalah memakan buah berbentuk
seperti aren. Ternyata buah aren itu pantangan bagi Si Pahit Lidah. Karena
makan, ia tewas. Sementara Si Mata Empat
yang mendengar kabar lidah Si Pahit Lidah beracun tidak percaya dan mencoba
menjilatnya. Akhirnya, dia pun tewas. Peristiwanya, menurut penuturan H Haskia,
terjadi di Pulau Pisang. Lalu, kuburannya ditemukan di pinggir Danau Ranau.
TIPS N TRICKS : SIAP SELEKSI TARUNA AKPOL 2013/2014
TIPS N TRICKS : SIAP SELEKSI TARUNA AKPOL 2013/2014
By Kharisma Arbita Bangsa (Taruna Tk.III/Detasemen 45 Budi Luhur Bhayangkara)
By Kharisma Arbita Bangsa (Taruna Tk.III/Detasemen 45 Budi Luhur Bhayangkara)
Taruna Akademi Kepolisian adalah pilihan bergengsi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan lanjut setelah SMA. Akan tetapi, untuk LULUS SELEKSI menjadi Taruna Akpol tidak semudah yang kita bayangkan dikarenakan para kompetitor kita yang telah berlatih dan berprestasi ikut mendaftar juga. Apa saja yang dapat kita lakukan untuk meraihnya? Jangan lewatkan tulisan ini yang akan mengulas lebih dalam bagaimana tips n tricks untuk mempersiapkan diri dalam seleksi TARUNA AKPOL Tahun 2013. Cekidot...
Sebagai referensi pada rekruitmen yang diadakan Polri pada TA 2012. Pendaftaran dimulai dari tanggal 23 April – 21 Mei 2012. Jumlah peserta didik yang dibutuhkan sebanyak 300 orang terdiri dari 250 pria dan 50 wanita. Pendidikan akan dibuka tanggal 1 Agustus 2012 dengan lama pendidikan selama 4 tahun.
Persyaratan
Pertama, kita harus memenuhi syarat-syarat rekruitmen dan selalu aktif mencari informasi tentang tahapan-tahapan seleksi di sekolah (SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara), internet atau jejaring sosial (seperti facebook dan twitter) maupun di Polres/Polresta terdekat. Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain,
1. WNI berusia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun.
2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME.
3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
4. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan).
5. Tidak pernah dipidana karena melakukan sesuatu kejahatan yang dibuktikan dengan SKCK.
6. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.
7. Bersedia ditempatkan di seluruh NKRI.
8. Bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian
9. Belum pernah menikah.
http://www.penerimaan.polri.go.id
Sebagai referensi pada rekruitmen yang diadakan Polri pada TA 2012. Pendaftaran dimulai dari tanggal 23 April – 21 Mei 2012. Jumlah peserta didik yang dibutuhkan sebanyak 300 orang terdiri dari 250 pria dan 50 wanita. Pendidikan akan dibuka tanggal 1 Agustus 2012 dengan lama pendidikan selama 4 tahun.
Persyaratan
Pertama, kita harus memenuhi syarat-syarat rekruitmen dan selalu aktif mencari informasi tentang tahapan-tahapan seleksi di sekolah (SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara), internet atau jejaring sosial (seperti facebook dan twitter) maupun di Polres/Polresta terdekat. Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain,
1. WNI berusia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun.
2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME.
3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
4. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan).
5. Tidak pernah dipidana karena melakukan sesuatu kejahatan yang dibuktikan dengan SKCK.
6. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.
7. Bersedia ditempatkan di seluruh NKRI.
8. Bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian
9. Belum pernah menikah.
http://www.penerimaan.polri.go.id
Sedangkan persyaratan lain yang harus dipenuhi antara lain :
1. Berijazah serendah-rendahnya SMU/MA jurusan IPA/IPS dengan nilai rata-rata UAN minimal 7 untuk jurusan IPA dan 7,25 untuk jurusan IPS. Bagi lulusan tahun 2012 (masih kelas III) menggunakan nilai rata-rata rapor kelas III semester 1 minimal 7 untuk jurusan IPA dan minimal 7,25 untuk jurusan IPS, yang disahkan oleh Kepala Sekolah dan selanjutnya menggunakan surat tanda kelulusan dengan kriteria “lulus”.
2. Khusus sumber Brigadir Polisi masa dinas minimal 2 tahun, peringkat 1-5 dan penilaian kinerja (SMK) baik sekali (nilai 49-54)
3. Usia maksimal 21 tahun.
4. Tinggi badan minimal pria 163 Cm dan wanita 160 Cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
5. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama menjalani pendidikan pembentukan.
6. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi perwira Polri (masa dinas surut tidak diperhitungkan).
7. Memperoleh persetujuan orangtua/wali.
8. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan suatu instansi lain.
Sistem Informasi Penerimaan Taruna Akpol
Salah satu inovasi birokrasi Polri dalam menjamin keterbukaan sistem rekruitmen Taruna Akpol Tahun 2012, Polri menggunakan sistem informasi manajemen dalam memberikan pelayanan secara transparan, akuntabel, humanis, dan profesional secara nasional. Bagi siapa saja yang mau mendaftar, dapat secara langsung mengakses websitenya di http://www.penerimaan.polri.go.id
Apa saja informasi yang akan kita dapat dan bagaimana mengaksesnya?
Tata Cara Registrasi
1. Membuka website http://www.penerimaan.polri.go.id setelah website terbuka peserta memilih menu registrasi.
2. Selanjutnya klik pilihan untuk "Penerimaan Taruna/i Akademi Kepolisian" atau "Penerimaan Inspektur Polisi Sumber Sarjana" atau "Penerimaan Brigadir Polisi" setelah terbuka isikan form registrasi secara lengkap dan benar (tidak dipalsu/sesuai dengan dokumen yang dimiliki peserta.
3. Setelah mengisi data, peserta agar memasukkan kode verifikasi sesuai gambar yang muncul pada kolom registrasi.
4. Selanjutnya memasukkan password sesuai pilihan peserta (minimal 4 huruf/karakter) selanjutnya klik tombol DAFTAR.
5. Maka akan muncul pesan informasi, selamat anda sudah mengisi form registrasi dengan benar, nomor registrasi ini harap disimpan dengan baik dan selanjutnya untuk penukaran nomor registrasi menjadi nomor ujian paling lambat ... (sesuai dengan yang tercantum pada form registrasi) Untuk informasi lebih lanjut harap melihat pengumuman di masing-masing Polda/Polres. Jika hilang dapat menghubungi Polda masing-masing.
6. Berdasarkan hasil registasi diatas peserta datang ke Polda atau Polres/Pabanrim
sesuai form registrasi dengan membawa persyaratan lengkap dan menunjukkan nomor registrasi kepada panitia daerah.
7. Anda dapat mendownload tata cara registrasi. Klik link ini
http://www.penerimaan.polri.go.id
*) Apabila jaringan internet dan website mengalami gangguan pada saat proses registrasi online, peserta dapat langsung melakukan pendaftaran ke Polda/Polres tanpa melalui proses registrasi online melalui website.
1. Berijazah serendah-rendahnya SMU/MA jurusan IPA/IPS dengan nilai rata-rata UAN minimal 7 untuk jurusan IPA dan 7,25 untuk jurusan IPS. Bagi lulusan tahun 2012 (masih kelas III) menggunakan nilai rata-rata rapor kelas III semester 1 minimal 7 untuk jurusan IPA dan minimal 7,25 untuk jurusan IPS, yang disahkan oleh Kepala Sekolah dan selanjutnya menggunakan surat tanda kelulusan dengan kriteria “lulus”.
2. Khusus sumber Brigadir Polisi masa dinas minimal 2 tahun, peringkat 1-5 dan penilaian kinerja (SMK) baik sekali (nilai 49-54)
3. Usia maksimal 21 tahun.
4. Tinggi badan minimal pria 163 Cm dan wanita 160 Cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
5. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama menjalani pendidikan pembentukan.
6. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi perwira Polri (masa dinas surut tidak diperhitungkan).
7. Memperoleh persetujuan orangtua/wali.
8. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan suatu instansi lain.
Sistem Informasi Penerimaan Taruna Akpol
Salah satu inovasi birokrasi Polri dalam menjamin keterbukaan sistem rekruitmen Taruna Akpol Tahun 2012, Polri menggunakan sistem informasi manajemen dalam memberikan pelayanan secara transparan, akuntabel, humanis, dan profesional secara nasional. Bagi siapa saja yang mau mendaftar, dapat secara langsung mengakses websitenya di http://www.penerimaan.polri.go.id
Apa saja informasi yang akan kita dapat dan bagaimana mengaksesnya?
Tata Cara Registrasi
1. Membuka website http://www.penerimaan.polri.go.id setelah website terbuka peserta memilih menu registrasi.
2. Selanjutnya klik pilihan untuk "Penerimaan Taruna/i Akademi Kepolisian" atau "Penerimaan Inspektur Polisi Sumber Sarjana" atau "Penerimaan Brigadir Polisi" setelah terbuka isikan form registrasi secara lengkap dan benar (tidak dipalsu/sesuai dengan dokumen yang dimiliki peserta.
3. Setelah mengisi data, peserta agar memasukkan kode verifikasi sesuai gambar yang muncul pada kolom registrasi.
4. Selanjutnya memasukkan password sesuai pilihan peserta (minimal 4 huruf/karakter) selanjutnya klik tombol DAFTAR.
5. Maka akan muncul pesan informasi, selamat anda sudah mengisi form registrasi dengan benar, nomor registrasi ini harap disimpan dengan baik dan selanjutnya untuk penukaran nomor registrasi menjadi nomor ujian paling lambat ... (sesuai dengan yang tercantum pada form registrasi) Untuk informasi lebih lanjut harap melihat pengumuman di masing-masing Polda/Polres. Jika hilang dapat menghubungi Polda masing-masing.
6. Berdasarkan hasil registasi diatas peserta datang ke Polda atau Polres/Pabanrim
sesuai form registrasi dengan membawa persyaratan lengkap dan menunjukkan nomor registrasi kepada panitia daerah.
7. Anda dapat mendownload tata cara registrasi. Klik link ini
http://www.penerimaan.polri.go.id
*) Apabila jaringan internet dan website mengalami gangguan pada saat proses registrasi online, peserta dapat langsung melakukan pendaftaran ke Polda/Polres tanpa melalui proses registrasi online melalui website.
TIPS MENGIKUTI SELEKSI 3B:
Berdoa dan bulatkan tekad kepada Tuhan.
Belajar dengan tekun tentang materi tes akademis (matematika, bahasa inggris, bahas indonesia, pengetahuan umum, dan undang-undang kepolisian No.22 Tahun 2002), tes psikotes dan wawancara.
Berlatih fisik secara rutin sesuai indikator tes TKJ (Tes Kesamaptaan Jasmani), mempersiapkan item tes kesehatan, dan wawancara/berpenampilan.
Selain tiga hal diatas yang terpenting saat menjalani tes adalah motivasi diri maupun dukungan orang tua/keluarga terdekat, rasa percaya diri dan pantang menyerah, serta selalu bersyukur dan tetap rendah hati. Oleh karena itu, kita harus memulainya dengan membulatkan mindset kita bahwa kita adalah calon perwira polisi masa depan yang mendasarkan pilihan hidup kita pada cita-cita dan pengabdian kepada bangsa dan negara Indonesia.
Berdoa dan bulatkan tekad kepada Tuhan.
Belajar dengan tekun tentang materi tes akademis (matematika, bahasa inggris, bahas indonesia, pengetahuan umum, dan undang-undang kepolisian No.22 Tahun 2002), tes psikotes dan wawancara.
Berlatih fisik secara rutin sesuai indikator tes TKJ (Tes Kesamaptaan Jasmani), mempersiapkan item tes kesehatan, dan wawancara/berpenampilan.
Selain tiga hal diatas yang terpenting saat menjalani tes adalah motivasi diri maupun dukungan orang tua/keluarga terdekat, rasa percaya diri dan pantang menyerah, serta selalu bersyukur dan tetap rendah hati. Oleh karena itu, kita harus memulainya dengan membulatkan mindset kita bahwa kita adalah calon perwira polisi masa depan yang mendasarkan pilihan hidup kita pada cita-cita dan pengabdian kepada bangsa dan negara Indonesia.
Sabtu, 23 Februari 2013
Solusi tepat untuk meningkatkan getah karet
PUPUK ORGANIK MANYCILARANG INDONESIA
Solusi tepat untuk meningkatkan getah karet anda !!!
Keuntungan :
1. Hemat pupuk kimia hingga 50 %
2. Hasil getah meningkat
3. Bisa mengatasi mati getah
4. Menghilangkan jamur pada batang dan akar
5. Bidang sadap menjadi lebih lembut
6. Tanaman sehat alami
Jika anda berminat segera hubungi:
Triyanto, SE (081288893957)
Jl. Padat Karya No. 208 Sukaraja Buay Madang
OKU Timur Sumsel 32161
Jumat, 22 Februari 2013
kota seribu makna
KABUPATEN OKU TIMUR
ARTI LAMBANG
KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR
(Peraturan
Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Nomor 26 Tahun 2006)
1. Makna motif dan lambang Daerah Kabupaten
Ogan Komering Ulu Timur
a. Jembatan irigasi serta garis
yang bergelombang warna putih dan biru muda berarti : sungai sebagai kehidupan
masyarakat Ogan Komering Ulu Timur lebih kurang dari 60% tergantung pada sektor
persawahan yang dialiri oleh Irigasi Komering yang berada di desa Perjaya
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan kabupaten sekitarnya yang menjadi
penunjang pendapatan asli daerah guna pembangunan di Kabupaten Ogan Komering
Ulu Timur
b. Persawahan mencerminkan
keanekaragaman masyarakat Ogan Komering Ulu Timur, ada Komering, Jawa, Padang,
Ogan dan lain sebagainya namun tetap menjadi satu kesatuan yang utuh, saling
hormat-menghormati satu sama lain baik dalam kehidupan beragama, dan yang tak
kalah pentingnya tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
c. Padi dan Kapas mencerminkan
untuk mencapai kesejahteraan dan keadilan sosial menuju masyarakat adil dan
makmur seperti yang diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945. Pembangunan yang
menjadi prioritas Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur adalah sektor pertanian dan
perkebunan.
d. Tepak yang berwarna merah
putih mencerminkan adat istiadat dan kehidupan yang ada dalam masyarakat Ogan
Komering Ulu Timur tetap dipertahankan selalu menjadi pertimbangan Pemerintah
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dalam hal mengambil kebijakan dan Keputusan
dalam menjalankan roda pemerintahan dengan kata lain, segala keputusan yang
menyangkut kehidupan masyarakat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur,
pemerintah akan meminta sumbangan pemikiran dari tokoh-tokoh adat dan tokoh
masyarakat Ogan Komering Ulu Timur.
e. Perahu yang berwarna kuning
mencerminkan bahwa masyarakat Ogan Komering Ulu Timur akan menatap masa depan
yang lebih cerah.
f. Tulisan Sebiduk Sehaluan
mencerminkan bahwa masyarakat Ogan Komering Ulu Timur terletak pada suatu wadah
kegiatan baik tani, dagang, pegawai dan lain sebagainya. Namun kegiatan
tersebut tetap mempunyai tujuan yang sama yaitu membangun Kabupaten Ogan
Komering Ulu Timur.
g. Warna Biru mencerminkan bahwa
masyarakat Ogan Komering Ulu Timur mengakui sumber daya alam dan kekayaan yang
terkandung didalamnya serta segala sesuatu yang dilakukan oleh pemerintah dan
masyarakat selalu dalam pengawasan dari Allah. Sehingga pemerintah dan
masyarakat percaya kepada Tuhan ang menciptakan langit dan bumi dan selalu
menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.
h. List warna kuning
mencerminkan lambang kesatuan dan persatuan pada masyarakat Ogan Komering Ulu
Timur yang kokoh dengan menganut azas keterbukaan, kebersamaan, kerukunan,
kekeluargaan dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat Ogan Komering Ulu
Timur.
2. Makna Warna
Dalam perisai terdapat isi dan
warna yaitu :
a. Dasar Lambang : Berwarna merah, biru, hijau,
abu-abu, biru muda serta sisi perisai berwarna kuning
b. Tepak : Berwarna merah putih
c. Jembatan Irigasi : Berwarna abu-abu
d. Kotak-kotak : Berwarna hijau
e. Tiga Gelombang : Berwarna biru laut
f. Buah Padi : Berwarna kuning
g. Bunga Kapas : Kelopak bunga berwarna hijau, dan bunga
berwarna putih
h. Tulisan Moto Sebiduk Sehaluan
: Berwarna putih
i. Tulisan OKU TIMUR : Berwarna hitam
Warna dan arti Lambang Daerah
ditetapkan sebagai berikut :
a. Biru/biru muda : Berarti ketenangan/kedamaian
b. Hijau/hijau daun : Berarti kesuburan dan kemakmuran
c. Kuning : Berarti ketentraman
d. Merah : Berarti berani/patriotik
e. Putih : Berarti kesucian/kebenaran
3. Ukuran Lambang
Lambang Daerah berbentuk perisai
dengan ukuran sebagai berikut : Tinggi Lambang 16 (enam belas) cm berbanding 12
(dua belas) cm; panjang sisi lengkung sebagai perisai sepertiga kali lebar
Letak dan Luas
Wilayah
Kabupaten Ogan
Komering Ulu Timur merupakan satu dari 15 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi
Sumatera Selatan, dengan luas wilayah 3.370 km2. Dilihat dari sisi geografisnya
kabupaten ini terletak antara 103o40̢۪ Bujur Timur sampai dengan 104o33̢۪
Bujur Timur dan antara 3o45̢۪ sampai dengan 4o55̢۪ Lintang Selatan, dengan
batas-batas wilayah sebagai berikut :
Sebelah Utara :
Berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir
Sebelah
Selatan : Berbatasan dengan
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan Kabupaten Way Kanan (Provinsi Lampung)
Sebelah Barat :
Berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu dan dan Kabupaten Ogan Ilir
Sebelah Timur :
Berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir
Luas wilayah
Pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur yang beribukota Martapura
meliputi 20 Kecamatan, 7 Kelurahan, 281 Desa dan 5 Desa Persiapan (hingga akhir
2010).
PERSYARATAN PENDAFTARAN AKADEMI KEPOLISIAN
PERSYARATAN PENDAFTARAN AKADEMI KEPOLISIAN (AKPOL)
Pendaftaran Akpol 2011 akan
dibuka dan secara resmi pendaftaran Taruna Akademi Kepolisian (Akpol)
perkiraan bulan Juni dan Juli melalui Polda seluruh Indonesia. Bagi Anda
yang mempunyai ijazah SMA/SMU/MA jurusan IPA dan IPS bisa langsung
mendaftarkan diri untuk bergabung.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon Mahasiswa Baru di Akademi Kepolisian 2011 adalah:
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon Mahasiswa Baru di Akademi Kepolisian 2011 adalah:
I. Persyaratan Umum
a. Warga Negara Indonesia (Pria atau Wanita)
b. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
c. Setia kepada Negara
Kesatuan Nesatuan Negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan
Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945;
d. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan dari institusi kesehatan);
e. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan;
f. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
g. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.
II. Persyaratan Khusus
a. berijazah SMA/SMU/MA jurusan IPA/IPS dengan nilai rata-rata HUAN min 6,5 untuk jurusan IPA dan 7 untuk jurasan IPS;
b. bagi calon yang
mempunyai visus mata maks -1 (min 1) dan dapat dikoreksi menjadi normal,
menggunakan HUAN rata-rata min 6,7 untuk jurusan IPA dan 7,25 untuk
jurusan IPS;
c. bagi lulusan tahun
2011 (masih kelas 3) menggunakan nilai rata-rata rapor kelas 3 smester 1
min 7 jurusan IPA dan 7,25 jurusan IPS, yang disahkan oleh Kepala
Sekolah dan selanjutnya menggunakan surat tanda kelulusan dengan
kriteria “lulus”;
d. bagi Brigadir Polri
yang telah mempunyai masa dina 2(dua) tahun terhitung masa magang dan
harus berijazah SMA/SMU/MA JURUSAN IPA/IPS dengan krateria nilai sesuai
butir a diatas;
e. pada saat pembukaan pendidikan tgl 19 Agustus 2011 usia min 16 (enam belas) tahun dan maksimal bagi yang berijazah;
1) SMA/SMU/MA : 21 (dua puluh satu) tahun;
2) Brigadir Polisi : 21 (dua puluh satu) tahun;
3) Sarjana : 22 (dua puluh dua) tahun.
tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
1) pria : 163 (seratus enam puluh tiga) cm
2) wanita : 160 (seratus enam puluh) cm
f. belum pernah nikah dan sanggup tidak nikah selama dalam pendidikan pembentukan;
g. berseda menjalani IDP (Ikatan Dinas Pertama) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Inspektur Polisi;
g. berseda menjalani IDP (Ikatan Dinas Pertama) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Inspektur Polisi;
h. memperoleh persetujuan dari orang tua/wal bagi yang belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun;
i. tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instalasi lain;
j. telah berdomisili di
wilaah Polda pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan
KTP setempat dan KK, bagi yang sedang menempuh pendidikan dan lulus
belum 1 (tahun) dibuktikan dengan raport/ijazah dari sekolah yang berada
di wilayah Polda pendaftaran.
k. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan/anggota Polri;
1) mendapat persetujuan/rekomendasi dari Kepala Jawatan/instalasi/satker yang bersangkutan.
2) bersedia diberhentikan
dari status pegawai/karyawan/anggota Polri, bila diterima dan mengikuti
pendidikan pembentukan Taruna Akpol;
3)khusus anggota polri
a) pada saat mendaftar telah memiliki masa dina 2 (dua) tahun (bagi Brigpol dihitung setelah magang);
a) pada saat mendaftar telah memiliki masa dina 2 (dua) tahun (bagi Brigpol dihitung setelah magang);
b)penilaian kinerja/daftar penilaian (Dapen) dengan ilai min 75 (tujuh puluh lima)
c) Surat Keterangan Hasil Penilaian (SKHP) dari yang berwenang.
i. harus mengikuti dan lulus Rik/Uji yang meliputi:
1) tingkat panda:
a) pemeriksaan administrasi awal;
b) pemeriksaan kesehatan I
c) pemeriksaan psikologi;
d) pemeriksaan akademik;
e) pemeriksaan kesehatan II;
f) pemeriksaan dan pengujian jasmani;
g) pemeriksaan administrasi akhir;
h) pengumuman kelulusan sementara.
2) tingkat pusat:
a) pemeriksaan administrasi;
b) pemeriksaan kesehatan;
c) pemeriksaan psikologi;
d) pemeriksaan akademik;
e) pemeriksaan dan pengujian jasmani;
f) sidang penetapan kelulusan.
Pendaftaran Taruna
Akademi Kepolisian (Akpol) tidak dipungut biaya, dan untuk informasi
selenkapnya dapat diperoleh di Biro Personil Polda/Polwil/Polres
setempat, atau anda juga bisa mengunjungi situs Polri di
http://www.polri.go.id atau lihat syarat-syarat pendaftaran Akpol 2011
dengan disini:
http://www.polri.go.id/images/dat_penerimaan/20100330090918.gif
Kamis, 21 Februari 2013
PERANAN DAN MANFAAT SISTEM INFORMASI DALAM FUNGSI TEKNIS KEPOLISIAN
PERANAN DAN MANFAAT SISTEM INFORMASI
DALAM FUNGSI TEKNIS KEPOLISIAN
Seiring dengan perubahan pada
era globalisasi seperti sekarang ini kebutuhan akan informasi sangat diperlukan
dalam waktu yang relatif singkat. Pada masa tersebut, jarak sudah tidak menjadi
kendala dalam melakukan komunikasi antar person yang berada di suatu tempat
dengan tempat yang lain, sehingga kepolisian Negara Republik Indonesia juga
harus menggunakan sistem informasi dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan
masyarakat dan untuk meningkatkan citra polri. Berikut ini ada beberapa peranan
dan manfaat sistem informasi dalam membantu tugas fungsi-fungsi teknis kepolisian.
I.
Peran Sistem Informasi dalam Fungsi Teknis Lalu Lintas
1.
Pembuatan SIM
Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembuatan SIM (surat
izin mengemudi) yang melibatkan komputer, kamera digital, perekam sidik jari, dan pencetak kartu SIM, dimungkinkan untuk membuat SIM
hanya dalam waktu singkat Teknologi kompresi gambar memungkinkan sidik jari dapat disimpan secara elektronis
dengan ukuran yang sangat kecil sehingga tidak terlalu menyita ruang dalam
media penyimpanan, sedangkan teknologi pencocokan pola (pattern recognition)
digunakan untuk memudahkan pencarian sidik jari yang tersimpan dalam basis data.Teknologi
pengenalan wajah (face recognition) dapat digunakan untuk mengenali
wajah-wajah para pelaku tindak kriminal yang telah tersimpan dalam basis data
di dasarkan oleh suatu sketsa wajah atau foto.
2.
Pelayanan Informasi
Laka Lantas
Dalam layanan ini
terdapat informasi mengenai data kecelakaan lalu lintas setiap harinya yang
terus di update oleh petugas pada setiap polda yang telah mempunyai TMC
(traffic management centre). Dengan demikian kita dapat mengetahui daerah mana
saja yang rawan kecelakaan, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan.
3.
Laporan Masyarakat
Adanya saluran
pengaduan dan pelaporan mengenai lokasi baik kemacetan maupun kejadian
kriminal.Hal ini memberikan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi
kepada petugas kepolisian agar dapat secara cepat menindaklanjuti laporan dan
aduan masyarakat itu. Masyarakat dapat memberikan informasi melalu telp,
melalui SMS, Internet (jejaring sosial).
4.
Data
Pelanggaran Lalu Lintas
Data seluruh jumlah pelanggaran dan penyebabnya dikumpulkan dan
diolah oleh sistem informasi pada satlantas setiap polres.Hal ini berguna untuk
menjadi data dan informasi tersendiri bagi anggota kepolisian lalu lintas untuk
menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam kebijakan dan keputusan selanjutnya.
5.
Pembentukan TMC (traffic
management centre)
Sistem informasi merupakan peran utama dalam pembentukan
TMC.Misalnya saja, TMC polda Metro.Tehnologi yang digunakan yaitu penggunaan
GPS dan CCTV. GPS (Global Positioning
System)
terdapat 44 GPS yang terpasang di 29 mobil dan 15 sepeda motor aparat
kepolisian. Sedangkan untuk CCTV (Closed Circuit
Television) ada 50
CCTV yang dipasang di beberapa titik strategi. Pemasangan CCTV ini sudah
melalui survei khusus.Sedangkan ruang pengendalinya berukuran 337 meter persegi
yang didisain menjadi ruangan yang sarat teknologi canggih, dengan fasilitas
yang nyaman.Lokasinya berada di Jl MT Haryono Kav 6 Jakarta Selatan.
II.
Peran Sistem Informasi dalam Fungsi Teknis Reserse
1.
Menangani Kasus
Cybercrime
Cybercrime merupakan
perbuatan yang melanggar hukum dengan memanfaatkan teknologi komputer yang
berbasis pada kecanggihan perkembangan teknologi internet.Misalnya, ditemukan
alat bukti elektronik yang digunakan oleh pelaku.Hal tersebut harus
diselesaikan dengan UU ITE dan KUHP yang menuntut keahlian kepolisian dalam
menggunakan alat-alat teknologi informasi.
2.
Pelayanan Penegakan Hukum
Masalah pencurian kendaraan bermotor sekarang dapat dikatakan
tinggi.Karena itu layanan informasi ini ada sebagai bentuk tempat pengaduan
masyarakat apabila terjadi kasus pencurian.Layanan ini menggunakan peran
tehnologi komputer. Masyarakat dapat mengadu melalui website, telepon atau dapat juga dengan mengirim SMS yang
telah dibuat.
3.
Koordinasi
dengan Crime Justice System
Penyidik
dalam melakukan koordinasi dengan Crime Justice System ( CJS ) lainnya, yang
meliputi kejaksaan, pengadilan dan lembaga pemasyarakatan dapat memanfaatkan
teknologi informasi, sehingga dapat terwujud persepsi yang sama tentang sistem
hukum. Sebagai satu sistem hukum ia dengan tegas bergerak menuju ke satu tujuan
yang telah ditetapkan, tertanggulanginya suatu tindak pidana secara preventif
dan represif.
4. Proses Penyidikan
Dalam proses penyidikan, penyidik dan penyidik
pembantu dapat menggunakan bantuan teknologi informasi sebagai sarana untuk
mengetahui keberadaan pelaku (tersangka), lokasi / tempat kejadian perkara
(TKP), dengan memanfaatkan teknologi GPS ( Global Positioning System ).
Sehingga dapat dilakukan upaya paksa penangkapan terhadap pelaku serta
pencarian barang bukti yang berkaitan tentang tindak pidana.
5.
Tahap Pemberkasan
Penerapan teknologi informasi pada tahap pemberkasan yaitu pelaksanaan
kegiatan upaya paksa yang meliputi kegiatan pemanggilan,
penangkapan, penahanan, penggeledahan dan penyitaan. Pada kegiatan tersebut,
peran komputer pada pembuatan surat yang sangat banyak, sehingga dengan bantuan
tersebut dapat mempermudah proses dan percepatan dalam penyelesaian suatu kasus
dan pelimpahan berkas pidana dari kepolisian kepada jaksa.
III.
Peran Sistem
Informasi dalam Fungsi Teknis Samapta
1.
Mendatangi TKP
Sebelum mandatangi suatu TKP suatu tindak pidana, anggota
harus membawa surat perintah untuk melakukan tindakan di lokasi kejadian. Surat
tersebut dibuat berdasarkan laporan masyarakat atau hasil patroli dari anggota
itu sendiri.Dengan bantuan teknologi informasi tersebut, anggota lebih cepat
dalam mendatangi TKP untuk melakukan tindakan pertama dan menjaga agar tetap
dalam kondisi Status Quo.
2.
Penyiapan Kekuatan Personel
Sebelum melaksanakan operasi harus disiapkan berapa jumlah
anggota yang bertugas dalam pelaksanaan kepentingan tugas turjawali, pengamanan
dalam unjuk rasa, pengendalian massa, negosiator serta SAR. Peran teknologi
informasi sangat diperlukan dalam kegiatan tersebut, seperti admnitrasinya,
alat komunikasinya dan yang berhubungan dengan penegakkan hukum.
3.
Penyusunan Program Ditsabhara
Dalam penyusunan program sabhara sangat diperlukan suatu
alat teknologi yang digunakan untuk pengumpulan dan pengolahan data serta
penyajian informasi dan dalam dokumentasi.
4.
Pembinaan Karier
Hal-hal yang dilakukan dalam pembinaan karier anggota
sabhara meliputi, perencanaan kebutuhan personel, pemberian bimbingan dan
pelatihan teknis dilingkungan ditsabhara, tentunya dalam pembinan tersebut
dibutuhkan teknologi informasi dalam pelaksanaannya.
5.
Pengembangan Sistem dan Metode
Peraturan teknis sabhara mendorong pimpinan mengembangkan
suatu sistem dan metode sehingga menjadi suatu standar operasional prosedur
dalam pelaksanaan tugas.Penggunaan teknologi informasi sangat diperlukan sekali
dalam pengemgembangan sistem dan metode.
IV.
Peran Sistem
Informasi dalam Fungsi Teknis Intelkam
1.
Pembinaan Jaringan Intelijen
Pembinaan jaringan intelijen dilakukan dengan memberikan
pembekalan terhadap unsur-unsur yang terdapat dalamjaringan tersebut dengan
memberikan pelatihan teknis intelejen dengan bantuan sistem informasi.
2.
Pembuatan SKCK
Pemberian pelayananan dalam bentuk surat izin atau
keterangan yang menyangkut catatan kepolisian sangat memerlukan adanya sustu
sistem manajemen informasi untuk mendukung kegiatan tersebut.
3.
Pengumpulan Data Intelijen
Dalam proses pengumpulan data yang berjumlah sangat banyak
tentu saja sangat susah sekali apabila hanya menggunakan sistem manual, oleh
karena itu sistem yang dugunakan misalnya program SPSS untuk data yang
berbentuk statistik.
4.
Penyajian Hasil Analisis Data
Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dengan sistem
program yang kemudian menghasilkan suatu analisis yang disajikan dalam bentuk
grafik maupun diagram.
5.
Menyelenggarakan kegiatan Intelijen
Membina dan menyelenggarakan kegiatan intelijen dalam bidang
keamanan, termasuk persandian dan pembuatan produk intelijen tentu sangat membutuhkan
adanya teknologi komputerisasi.
V.
Peran Sistem
Informasi dalam Fungsi Teknis Binmas
1.
Pembinaan Bentuk Pam Swakarsa
Bentuk pam swakarsa misalnya seperti satpam dan lain
sebagainya. Dalam pembinaan tersebut ada beberapa adminitrasi yang harus
dipenuhi dan pemberian piagam setelah proses pembinaan tersebut. Manfaat dari
TI adalah membantu dalam pembuatan adminitrasi tersebut.
2.
Pembinaan teknis Polmas
Polmas yaitu perpolisian masyarakat yang berfungsi untuk
menciptakan polisi yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat. Polmas
dilakukan dengan cara kerjasama dengan instansi pemerintah dan organisasi
masyarakat, sehingga kehadiran sistem informasi sangant dibutuhakan sekali.
3.
Pencegahan terhadap tindak kejahatan
Teknologi informasi membantu melalui proses pembuatan materi
penyuluhan dan ceramah mengenai suatu tindak kejahatan
4.
Peningkatan kesadaran Masyarakat
Dilakukan dengan membuat pamplet, brosur dan spanduk yang
berisi himbauan kepada masyarak tentang suatu bahaya dalam melakukan suatu
tindak pidana.Fungsi TI membantu dalam pembuatan pamplet, brosur dan spanduk
tersebut.
5.
Kerjasama dengan instansi terkait
Polri banyak melakukan kerjasama dengan beberapa instansi di
Indonesia, misalnya PUSHAM UII yang membahas mengenai HAM dilingkungan
polri.Dalam kerjasama tersebut menghasilkan suatu kesepakatan yang dituangkan
dalam bentuk kesepakatan bersama yang tertulis dan menghasilkan produk buku
tentang kajian HAM dilingkungan polri, tentu saja dengan bantuan Sistem Informasi
Manajemen.
Langganan:
Komentar (Atom)





